Film berlatarbelakang alam NTT/ Foto eastjourneymagz.com

NTT Menjadi Lokasi Shooting Empat Film Layar Lebar Terhits

Film Labuan Bajo menampakkan alam yang memukau banyak orang selama ini seperti Pulau Padar, Pualu Komodo hingga Pantai Pink. 

Eastjourneymagz.com–Pemilihan Latar Alam sangat mempengaruhi keberhasilan sebuah film. Film-film terkenal biasanya dibuat di alam yang sangat eksotik.

Kejelihan memilih latar alam sangat memanjakan mata penonton. Slain itu penonton juga akan terlarut dalam suasana alam yang memukau.

Slandia Baru dan Australia seringkali menjadi langganan tempat berlangsungnya film-film kelas dunia. Katakanlah Hobbition Movie Set yang berlokasi di pedesaan Waikato. Tempat yang memiliki alam yang asli nan sejuk ini merupakan kediaman Bilbao dan Frodo dalam film Lord of the Ring.

Jika pernah menonton The Cronicles of Narnia: Prince Caspian, tempat yang memukau ini ada di pantai Hahei di Coromandel Peninsula.  Di lokasi ini menjadi tempat Snorkling yang bagus.

Itu adalah pemandangan alam di luar Negeri. Di NTT juga tidak kalah eksotiknya.  Beberapa film layar lebar telah menjadikan beberapa lokasi di NTT sebagai tempat shooting. Beberapa diantaranya.

Ilustrasi Lokasi Soting film seperti Film The Lord of The Ring Lokasi New Zeland/Google
 

1. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak di Sumba

Lokasi shoting film pertama di NTT yaitu Sumba yang memiliki alam yang khas dengan Savana begitu memukau.

Kesan Savana ini sangat tampak dan begitu kuat dalam film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak.

Film yang disutradarai Mouly Surya ini melukiskan bagaimana Marlina janda yang dalam kesendirian tinggal di puncak bukit Savana sumba.

Di bukit itulah pulah harga dirinya dan ternak-ternaknya dirampok oeh sekelompok orang.

Di sana pula wanita misterius itu memenggal kepala gembong penyamun itu.

 
 

2. Film Pendekar Tongkat Emas

Masih di Sumba, Film Pendekar Tongkat Emas besutan sutradara Ifa Ifansyah merupakan film yang terkenal di tahun 2014.

Lokasi filmnya masih di tanah Pasola ini. Film ini dilakoni oleh Christine Hakim, Nicholas Saputra, Reza Rahadian, Slamet Rahardjo, Eva Celia hingga Tara Basro.

 
 

3. Film Labuan Hati di Labuan Bajo

Mungkin karena sama-sama Labuan, film Labuan Hati menjadikan Labuan Bajo sebagai Lokasi shoting film di NTT.

Tempat yang banyak dikungjungi oleh para pelancong dari dalam dan luar negeri ini menjadi tempat yang bagus untuk film ini.

Dalam film ini menampakkan beberapa alam yang memukau banyak orang selama ini seperti Pulau Padar, Pualu Komodo hingga Pantai Pink.

Beberapa Lokasi menunjukkan suasana yang indah di bawa laut.

Film ini diproduksi oleh Lola Amaria. beberapa aktor yang terlibat di dalamnya Nadine Chandrawinata, Ramon Y Tungka, Ully Triani dan Kelly Tandiono.

 

 

4.Kisah Tiga Dara,  Maumere

Siapa tidak mengenal lagu Ge Mu Fa Mi Re? Lagu yang populer asal NTT ini berasal dari kota Maumere ini.

Film yang berjudul Kisah Tiga Dara yang disutradarai Nia Dinata ini juga berlokasi di tempat ini. Warga lokal terlibat juga dalam film ini.

Film Tiga Dara juga dilakoni oleh artis legend Indonesia Titiek Puspa. Film ini membangkitkan imajinasi penonton dengan alam Maumere yang begitu Indah.

 

Itu tadi Lokasi shoting film pertama di NTT yang bisa anda tonton. Namun alangka lebih baiknya tidak hanya mengetahui Lokasi shoting film pertama di NTT, tetapi juga berwisata ke NTT. Berikut ulasan wisata ke NTT.

Wisata Labuan Bajo, Sumba dan Maumere

Labuan Bajo, yang terletak di ujung barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, adalah pintu gerbang ke Taman Nasional Komodo yang terkenal.

Tempat ini telah berkembang pesat sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

Saat ini Labuan Bajo bahkan menjadi sala satu destinasi wisata Super Prioritas di Indonesia.

Keindahan alamnya yang luar biasa, termasuk perairan biru kristal, pulau-pulau karang yang memukau, dan pantai-pantai berpasir putih, membuat Labuan Bajo menjadi surga bagi para penyelam dan pecinta alam.

Selain mengunjungi Pulau Komodo dan Rinca untuk melihat komodo, reptil terbesar di dunia, wisatawan juga dapat menikmati aktivitas menyelam dan snorkeling di perairan yang kaya akan terumbu karang dan kehidupan laut yang beragam.

Beberapa titik penyelaman yang terkenal termasuk Batu Bolong, Manta Point, dan Pink Beach. Setiap tempat menawarkan pemandangan bawah laut yang menakjubkan dengan beragam spesies ikan tropis, kura-kura, dan manta ray.

Labuan Bajo juga menawarkan pengalaman budaya yang menarik.

Wisatawan dapat mengunjungi desa-desa tradisional seperti Desa Melo untuk melihat tarian tradisional Caci, sebuah tarian perang yang unik.

Di sekitar Labuan Bajo, terdapat juga Goa Batu Cermin, sebuah gua alami yang menawarkan formasi stalaktit dan stalakmit yang indah, serta pemandangan panorama dari puncaknya.

Fasilitas di Labuan Bajo juga semakin berkembang dengan adanya berbagai pilihan akomodasi mulai dari penginapan sederhana hingga resort mewah.

Restoran dan kafe yang menyajikan masakan lokal dan internasional juga semakin banyak, menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata yang lengkap dan memadai untuk semua jenis wisatawan.

Semenatara Sumba, sebuah pulau di Nusa Tenggara Timur, dikenal dengan lanskap savananya yang luas, pantai-pantainya yang indah, dan budaya tradisionalnya yang kaya.

Sumba adalah destinasi yang sempurna bagi mereka yang mencari pengalaman wisata yang lebih tenang dan autentik, jauh dari keramaian wisatawan.

Pantai-pantai di Sumba seperti Pantai Nihiwatu, yang sering disebut sebagai salah satu pantai terbaik di dunia, menawarkan ombak yang sempurna untuk berselancar.

Selain itu, ada Pantai Walakiri yang terkenal dengan pohon bakau unik yang menciptakan pemandangan matahari terbenam yang memukau.

Keindahan alam Sumba juga meliputi air terjun seperti Air Terjun Lapopu dan Air Terjun Tanggedu, yang menawarkan pemandangan alam yang spektakuler.

Budaya di Sumba sangat khas dan unik, dengan rumah adat tradisional yang disebut rumah menara, dan festival Pasola yang terkenal.

Pasola adalah ritual perang tradisional yang diadakan setiap tahun untuk merayakan musim panen, di mana para pria Sumba menunggang kuda dan melempar tombak kayu satu sama lain dalam pertunjukan yang penuh warna dan keberanian.

Sumba juga terkenal dengan kain tenun ikatnya yang indah dan rumit. Setiap kain tenun di Sumba dibuat dengan tangan dan memiliki pola yang mencerminkan identitas suku dan status sosial pembuatnya.

Wisatawan dapat mengunjungi desa-desa tenun seperti Kampung Tarung dan Kampung Prailiu untuk melihat proses pembuatan kain tenun dan membeli kain langsung dari para penenun.

Sedangkan Maumere, kota terbesar di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, adalah destinasi yang menawarkan perpaduan antara keindahan alam, budaya, dan sejarah.

Terletak di Teluk Maumere, kota ini dikenal dengan pemandangan bawah lautnya yang luar biasa, membuatnya menjadi salah satu tempat terbaik untuk menyelam dan snorkeling di Indonesia.

Teluk Maumere adalah rumah bagi berbagai jenis terumbu karang dan kehidupan laut yang beragam.

Beberapa titik penyelaman yang populer termasuk Pulau Babi, Pulau Pemana, dan Pulau Besar.

Air yang jernih dan terumbu karang yang masih terjaga menjadikan Maumere surga bagi penyelam yang ingin menjelajahi keindahan bawah laut.

Selain wisata bahari, Maumere juga menawarkan pengalaman budaya yang kaya.

Wisatawan dapat mengunjungi Desa Sikka, sebuah desa tua yang dikenal dengan gereja katoliknya yang bersejarah dan tenun ikat tradisional.

Gereja Santo Ignatius di Desa Sikka, yang dibangun pada abad ke-19, merupakan salah satu peninggalan kolonial yang masih berdiri kokoh dan menjadi saksi bisu penyebaran agama Katolik di wilayah tersebut.

Maumere juga menawarkan keindahan alam lainnya seperti Danau Kelimutu, yang terletak tidak terlalu jauh dari kota.

Danau Kelimutu terkenal dengan tiga kawahnya yang memiliki warna berbeda, sebuah fenomena alam yang menakjubkan dan sering disebut sebagai salah satu keajaiban alam di Indonesia.

Wisatawan yang berkunjung ke Maumere akan menemukan perpaduan sempurna antara keindahan alam, kekayaan budaya, dan sejarah yang menakjubkan.

4 thoughts on “NTT Menjadi Lokasi Shooting Empat Film Layar Lebar Terhits

  1. Kaks, Lupa Catunkan Film Ku lari Kepantai yg Filmnya di ambil di Pulau Rote dan Film Susah Sinyal yg di Sumba.. trimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Perlengkapan streaming/ Foto Eastjourneymagz.com Previous post 7 Peralatan Streaming yang Wajib Kamu Miliki
Resep gulai kambing/ foto eastjourneymagz.com Next post Resep Gulai Kambing untuk Menu Idul Adha