Peaky Blinders

10 Fakta Menarik tentang Film Peaky Blinders

Eastjourneymagz.com–Serial televisi Peaky Blinders telah menjadi fenomena global sejak pertama kali tayang pada tahun 2013.

Dibuat oleh Steven Knight, serial ini mengikuti kehidupan geng kriminal di Birmingham, Inggris, setelah Perang Dunia I.

Dengan alur cerita yang kompleks, karakter-karakter yang mendalam, dan suasana era pasca-perang yang otentik, Peaky Blinders berhasil memikat hati penonton dari berbagai belahan dunia.

Dikenal karena produksi yang apik dan penulisan yang cerdas, Peaky Blinders telah menerima banyak pujian dari kritikus dan penggemar.

Serial ini dibintangi oleh Cillian Murphy sebagai Thomas Shelby, pemimpin geng Peaky Blinders, dan menampilkan aktor-aktor berbakat lainnya seperti Helen McCrory dan Paul Anderson.

Tidak hanya alur ceritanya yang menarik, tetapi juga penampilan visual dan musiknya yang ikonik turut berkontribusi dalam kesuksesan serial ini.

Meskipun Peaky Blinders adalah drama fiksi, banyak elemen dari ceritanya yang terinspirasi oleh kejadian dan karakter nyata.

Serial ini menggabungkan fakta sejarah dengan narasi fiksi yang memukau, memberikan wawasan tentang kehidupan di Inggris pada era tersebut.

Berikut adalah sepuluh fakta menarik tentang Peaky Blinders yang mungkin belum Anda ketahui.

1. Asal Usul Nama Peaky Blinders

Asal Usul Nama Peaky Blinders

Nama Peaky Blinders berasal dari topi yang dikenakan oleh anggota geng tersebut.

Topi yang dikenal sebagai “flat cap” ini sering kali dijahit dengan pisau cukur di puncaknya, yang digunakan sebagai senjata.

Ini memberikan mereka nama “Peaky Blinders,” di mana “peaky” mengacu pada puncak topi dan “blinders” berasal dari tindakan menutup mata lawan dengan senjata tersebut.

Meskipun penggunaan pisau cukur dalam topi mungkin agak berlebihan dan tidak sepenuhnya terbukti dalam sejarah nyata, konsep ini menambah elemen kekerasan dan ketegangan dalam serial.

Keunikan ini membantu menciptakan citra ikonik yang membedakan geng Peaky Blinders dari kelompok kriminal lainnya dan menjadi salah satu elemen visual yang paling dikenali dari serial ini.

2. Inspirasi dari Geng Nyata

Serial Peaky Blinders terinspirasi oleh geng nyata yang ada di Birmingham pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.

Geng asli Peaky Blinders terkenal karena keterlibatan mereka dalam berbagai kejahatan seperti pemerasan, perampokan, dan pertarungan jalanan.

Mereka adalah salah satu dari banyak geng yang menguasai kota Birmingham pada waktu itu.

Meskipun karakter dan alur cerita dalam serial ini sebagian besar fiktif, unsur-unsur historis memberikan latar belakang yang otentik dan menarik.

Steven Knight, pencipta serial ini, terinspirasi oleh cerita dari ayahnya yang tumbuh di Birmingham dan mendengar kisah tentang geng-geng tersebut.

Knight menggabungkan elemen-elemen sejarah ini dengan narasi dramatis untuk menciptakan dunia Peaky Blinders yang memikat.

3. Peran Cillian Murphy sebagai Thomas Shelby

Cillian Murphy

Cillian Murphy, aktor asal Irlandia, memerankan karakter utama Thomas Shelby dengan sangat memukau.

Thomas Shelby adalah pemimpin kharismatik dari geng Peaky Blinders yang dikenal karena kecerdasan, keberanian, dan strategi yang brilian.

Penampilan Murphy telah menerima pujian luas dari kritikus dan penonton, menjadikannya salah satu alasan utama kesuksesan serial ini.

Murphy menghabiskan banyak waktu untuk mempersiapkan perannya, termasuk belajar cara berbicara dengan aksen Birmingham yang otentik.

Peran ini juga membutuhkan Murphy untuk mendalami karakter Thomas Shelby yang kompleks dan penuh dengan dilema moral.

Dengan dedikasi dan bakatnya, Murphy berhasil menghadirkan sosok Thomas Shelby yang karismatik dan berlapis, membuat penonton terus terikat dengan perjalanan hidupnya.

4. Pengaruh Musik dalam Serial

Salah satu elemen yang paling menonjol dalam Peaky Blinders adalah penggunaan musiknya yang luar biasa.

Soundtrack serial ini mencakup berbagai genre, dari rock hingga blues, yang memberikan nuansa modern pada setting era 1920-an.

Lagu-lagu dari artis terkenal seperti Nick Cave, Arctic Monkeys, dan Radiohead sering digunakan untuk memperkuat suasana dan emosi dalam berbagai adegan.

Musik yang dipilih dengan cermat tidak hanya menambah kekayaan atmosfer serial ini tetapi juga membantu dalam narasi cerita.

Setiap lagu dipilih untuk mencerminkan emosi dan tema dari adegan tertentu, menciptakan pengalaman menonton yang lebih mendalam dan berkesan.

Pendekatan ini telah menjadi ciri khas Peaky Blinders dan berkontribusi pada daya tarik uniknya.

5. Pengaruh Keluarga Steven Knight

Steven Knight, pencipta Peaky Blinders, mendapatkan inspirasi dari cerita-cerita yang diceritakan oleh keluarganya.

Ayahnya, yang tumbuh di Birmingham, sering berbagi cerita tentang geng-geng lokal dan kehidupan di kota industri tersebut.

Kisah-kisah ini memberikan Knight wawasan tentang dunia yang keras dan brutal, yang kemudian dia gabungkan dalam serial ini.

Knight juga terinspirasi oleh sejarah keluarganya sendiri, yang memiliki latar belakang pekerja keras di daerah industri Birmingham.

Elemen-elemen ini memberikan kedalaman dan otentisitas pada cerita Peaky Blinders, menjadikannya lebih dari sekadar drama kriminal, tetapi juga potret sejarah dan sosial yang kaya.

Pendekatan personal ini membantu menciptakan dunia yang hidup dan realistis, memikat penonton dengan keaslian dan detailnya.

6. Tantangan Produksi dan Lokasi Syuting

Produksi Peaky Blinders menghadapi banyak tantangan, terutama dalam menciptakan kembali suasana era 1920-an.

Banyak lokasi syuting diambil di tempat-tempat asli di Inggris, seperti Liverpool, Leeds, dan Yorkshire, yang memberikan keotentikan visual pada serial ini.

Setiap lokasi dipilih dengan hati-hati untuk mencerminkan suasana industri dan lingkungan urban pada masa itu.

Selain lokasi, detail produksi seperti kostum, properti, dan desain set juga memainkan peran penting dalam menciptakan dunia Peaky Blinders.

Tim produksi bekerja keras untuk memastikan setiap elemen terlihat otentik, dari pakaian karakter hingga kendaraan yang digunakan.

Tantangan ini membuahkan hasil yang luar biasa, menjadikan Peaky Blinders salah satu serial dengan kualitas produksi yang tinggi dan tampilan visual yang menawan.

Adegan dalam Peaky Blinders

7. Karakter Polly Gray yang Ikonik

Helen McCrory memerankan karakter Polly Gray, bibi dan tangan kanan Thomas Shelby. Polly adalah salah satu karakter yang paling kompleks dan kuat dalam serial ini.

Sebagai akuntan dan penasihat utama geng Peaky Blinders, Polly memainkan peran kunci dalam banyak keputusan dan strategi geng.

Keberanian dan ketangguhannya menjadikannya tokoh sentral yang sangat dihormati dalam keluarga Shelby.

Polly Gray adalah karakter yang berlapis-lapis, dengan latar belakang yang penuh dengan tantangan dan perjuangan.

Performa McCrory yang memukau berhasil menampilkan kekuatan, kelembutan, dan kebijaksanaan Polly, membuatnya menjadi salah satu karakter yang paling dicintai oleh penggemar.

Keberanian dan kearifan Polly sering kali menjadi penyeimbang bagi ambisi dan kekerasan Thomas, menambahkan dimensi emosional yang mendalam pada cerita.

8. Penghargaan dan Pengakuan

Sejak penayangan perdananya, Peaky Blinders telah menerima berbagai penghargaan dan nominasi.

Serial ini telah diakui atas kualitas produksinya, penulisan yang kuat, dan penampilan luar biasa dari para pemainnya.

Beberapa penghargaan yang diterima termasuk BAFTA Television Awards, National Television Awards, dan IFTA Awards.

Pengakuan ini tidak hanya datang dari industri hiburan tetapi juga dari penggemar yang terus memberikan dukungan dan pujian.

Kesuksesan Peaky Blinders telah menjadikannya salah satu serial televisi paling ikonik dan berpengaruh dalam dekade terakhir.

Penghargaan ini menegaskan reputasi Peaky Blinders sebagai karya yang luar biasa dalam genre drama kriminal.

Adegan dalam Peaky Blinders.

9. Pengaruh Budaya Pop

Peaky Blinders tidak hanya sukses secara kritis dan komersial, tetapi juga memiliki dampak besar pada budaya pop.

Serial ini telah menginspirasi berbagai produk fashion, dengan banyak orang yang tertarik untuk meniru gaya berpakaian karakter-karakternya, terutama topi dan jas khas mereka.

Fenomena ini mencakup berbagai macam barang dagangan, dari pakaian hingga aksesoris bertema Peaky Blinders.

Selain itu, Peaky Blinders juga menginspirasi acara-acara dan festival tematik di seluruh dunia.

Fans berkumpul untuk merayakan dan mengenakan kostum ala tahun 1920-an, menunjukkan seberapa besar pengaruh serial ini dalam kehidupan nyata.

Pengaruh budaya pop ini menegaskan daya tarik dan dampak Peaky Blinders yang melampaui layar kaca.

10. Masa Depan Serial

Setelah enam musim yang sukses, Peaky Blinders telah mengumumkan bahwa ceritanya akan dilanjutkan melalui sebuah film.

Rencana ini memberikan harapan baru bagi para penggemar yang ingin melihat kelanjutan kisah Thomas Shelby dan keluarganya.

Steven Knight, pencipta serial ini, telah mengonfirmasi bahwa film ini akan menjadi bagian penting dari saga Peaky Blinders, memberikan penutupan yang memuaskan bagi cerita yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Knight juga menyebutkan bahwa film ini tidak hanya akan menutup cerita utama tetapi juga membuka kemungkinan untuk spin-off yang berfokus pada karakter-karakter lain atau aspek-aspek tertentu dari dunia Peaky Blinders.

Ini menunjukkan bahwa meskipun serial utamanya mungkin berakhir, dunia yang telah diciptakan akan terus berkembang dan memberikan lebih banyak cerita yang menarik bagi para penggemarnya.

Dengan dedikasi untuk mempertahankan kualitas dan kedalaman narasi, masa depan Peaky Blinders tampak sangat menjanjikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilustrasi Kangker Prostat/ Eastjourneymagz.com Previous post 7 Cara Mencegah Kanker Prostat Sejak Dini, Pria Wajib Baca!
masalah dalam hubungan Next post Apakah Masalah di dalam Hubungan Itu Normal?