Eastjourneymagz.com—Compang sangat sentral dalam budaya Manggarai dan dalam tata ruang adat Manggarai. Tetua sering menyebut compang dalam setiap acara adat.
Compang merupakan peninggalan zaman batu. Pada peradaban zaman itu batu dijadikan berbagai media atau alat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti. Batu-batu dimanfaatkan untuk berburu hingga menjadi sarana menyembah yang tertinggi.
Compang dibangun ditengah kampung, disusun dari batu-batu berbentuk mezbah. Ditengahnya terdapat batu tegak sebagai symbol perkawinan kosmik antara langit dan bumi.
Dalam mitos-mitos Manggarai, beberapa compang di Manggarai dibangun oleh makhluk halus (darat) sebagaimana di Compang Cibal dan Pacar. Terdapat batu-batu besar yang secara rasional sulit diangkat oleh beban manusia.
Eastjourneymagz.com–Datangnya pandemi Corona atau Covid-19 telah menghantam segala lini kehidupan. Sektor pariwisata juga paling anjlok selama masa pandemi ini. Berdasarkan data organisasi wisata dunia (UNWTO) […]
Eastjourneymagz.com—Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendukung penyelenggaraan kegiatan Indonesia Corporate Travel and Mice (ICTM) 2020, sebagai salah satu upaya untuk […]
Ilustrasi Vaksin/Foto Spesial Eastjourneymagz.com––Corona telah menyerang hingga jutaan manusia saat ini. Virus yang berawal dari Wuhan ini memaksa beberapa negara melakukan kebijakan lock down, menutup […]