Eastjourneymagz.com—Compang sangat sentral dalam budaya Manggarai dan dalam tata ruang adat Manggarai. Tetua sering menyebut compang dalam setiap acara adat.
Compang merupakan peninggalan zaman batu. Pada peradaban zaman itu batu dijadikan berbagai media atau alat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti. Batu-batu dimanfaatkan untuk berburu hingga menjadi sarana menyembah yang tertinggi.
Compang dibangun ditengah kampung, disusun dari batu-batu berbentuk mezbah. Ditengahnya terdapat batu tegak sebagai symbol perkawinan kosmik antara langit dan bumi.
Dalam mitos-mitos Manggarai, beberapa compang di Manggarai dibangun oleh makhluk halus (darat) sebagaimana di Compang Cibal dan Pacar. Terdapat batu-batu besar yang secara rasional sulit diangkat oleh beban manusia.
Pura Luhur Ulu Watu Bali/ Foto Spesial Eastjourneymagz.com—Wisata Indonesia tidak hanya terkenal karena wisata alamnya, tetapi juga wisata budaya yang menarik banyak wisatawan. Hal ini […]
Eastjourneymagz.com–Pernahkah Anda mendengar klaim bahwa manusia hanya menggunakan 10 persen dari otak mereka? Pernyataan ini sering kali disebut-sebut dalam berbagai konteks, mulai dari motivasi diri […]
Eastjourneymagz.com– Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menciptakan inovasi baru di tempat wisata yang ramah lingkungan. Kementrian PUPR mengupayakan pengembangan teknologi […]