Eastjourneymagz.com—Compang sangat sentral dalam budaya Manggarai dan dalam tata ruang adat Manggarai. Tetua sering menyebut compang dalam setiap acara adat.
Compang merupakan peninggalan zaman batu. Pada peradaban zaman itu batu dijadikan berbagai media atau alat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti. Batu-batu dimanfaatkan untuk berburu hingga menjadi sarana menyembah yang tertinggi.
Compang dibangun ditengah kampung, disusun dari batu-batu berbentuk mezbah. Ditengahnya terdapat batu tegak sebagai symbol perkawinan kosmik antara langit dan bumi.
Dalam mitos-mitos Manggarai, beberapa compang di Manggarai dibangun oleh makhluk halus (darat) sebagaimana di Compang Cibal dan Pacar. Terdapat batu-batu besar yang secara rasional sulit diangkat oleh beban manusia.
KLHK gunakan TMC atasi Karhutla di Riau dan Kalbar Eastjourneymagz.com–Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menilai rekayasa hujan melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dapat mengendalikan […]
Salah satu Pemandangan di Selandia Baru/Foto Spesial Eastjourneymagz.com—Sebuah laporan mengungkapkan Keasrian Selandia Baru terancam oleh Industri pariwisata yang booming. Laporan tersebut menjelaskan meningkatnya wisatawan yang […]
Eastjourneymagz.com—Ditemukannya radiasi nuklir yang melebihi batas aman oleh Bapeten di sebuah tanah kosong di dalam kawasan Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, dan serpihan radioaktif […]