Eastjourneymagz.com—Compang sangat sentral dalam budaya Manggarai dan dalam tata ruang adat Manggarai. Tetua sering menyebut compang dalam setiap acara adat.
Compang merupakan peninggalan zaman batu. Pada peradaban zaman itu batu dijadikan berbagai media atau alat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti. Batu-batu dimanfaatkan untuk berburu hingga menjadi sarana menyembah yang tertinggi.
Compang dibangun ditengah kampung, disusun dari batu-batu berbentuk mezbah. Ditengahnya terdapat batu tegak sebagai symbol perkawinan kosmik antara langit dan bumi.
Dalam mitos-mitos Manggarai, beberapa compang di Manggarai dibangun oleh makhluk halus (darat) sebagaimana di Compang Cibal dan Pacar. Terdapat batu-batu besar yang secara rasional sulit diangkat oleh beban manusia.
Eastjourneymagz.com-Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari mantan anggota CIA. Perwira intelijen militer dari Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA, Philip Giraldi menyebut ada keterlibatan Israel […]
Ketua Umum Vox Point Indonesia/ Foto Pribadi Eastjourneymagz.com—Ketua Umum Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati mendapat anugerah Singaraja Sakti Award 2020. Handojo dinilai sebagai salah […]
Ilustrasi Pempek/foto IDN Times Eastjourneymagz.com—Kuliner Khas asal kota Palembang, Pempek sedang diusahakan untuk menjadi warisan budaya tak benda (WBTB) ke UNESCO atau Organisasi Pendidikan, Keilmuan, […]