Eastjourneymagz.com—Compang sangat sentral dalam budaya Manggarai dan dalam tata ruang adat Manggarai. Tetua sering menyebut compang dalam setiap acara adat.
Compang merupakan peninggalan zaman batu. Pada peradaban zaman itu batu dijadikan berbagai media atau alat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti. Batu-batu dimanfaatkan untuk berburu hingga menjadi sarana menyembah yang tertinggi.
Compang dibangun ditengah kampung, disusun dari batu-batu berbentuk mezbah. Ditengahnya terdapat batu tegak sebagai symbol perkawinan kosmik antara langit dan bumi.
Dalam mitos-mitos Manggarai, beberapa compang di Manggarai dibangun oleh makhluk halus (darat) sebagaimana di Compang Cibal dan Pacar. Terdapat batu-batu besar yang secara rasional sulit diangkat oleh beban manusia.
Eastjourneymagz.com—Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) Shana Fatina mengungkapkan status Pariwisata Super Premium Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah dicanangkan oleh […]
Eks Girlband AOA, Kwon Mina Eastjourneymagz.com—Kwon Mina eks member girlband AOA kembali menjadi sorotan. Pasalnya ia kembali mengangah foto yang menampilkan tanganya yang terluka di […]
Desa Kahayya Foto Eastjourneymagz.com—KeunikanDesa Kahayya Kabupaten Bulu Kumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) kini mendapat perhatian pemerintah pusat. Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata, Andi Ayu Cahyani […]