Sekte Aghori di india/foto eastjourneymagz.com

Fakta-Fakta Seputar Kaum Aghori: Sekte Misterius dan Unik di India

Eastjourneymagz.com–Kaum Aghori adalah salah satu sekte Hindu yang paling unik dan kontroversial di India. Mereka dikenal dengan praktik spiritual yang ekstrem dan sering kali tidak lazim.

Terutama ditemukan di kota suci Varanasi dan di sekitar sungai Gangga, Aghori memiliki keyakinan yang kuat terhadap dewa Shiva dan berusaha mencapai moksha, atau pembebasan, melalui berbagai ritual yang dianggap tabu oleh masyarakat umum.

Praktik-praktik mereka mencerminkan filosofi yang mendalam tentang kefanaan, pelepasan dari keterikatan duniawi, dan upaya untuk melampaui dualitas antara baik dan buruk.

Meski sering disalahpahami, komunitas Aghori menawarkan perspektif unik tentang spiritualitas dan pemahaman tentang kehidupan dan kematian.

Kaum atau sekte Aghori adalah salah satu sekte Hindu yang paling misterius dan kontroversial di India. Berikut adalah beberapa fakta unik tentang mereka:

Hidup di Sekitar Sungai Gangga

Kota Suci Varanasi Jadi Tempat yang banyak dihuni oleh sekte Aghori/foto shutter Stock

Aghori terutama ditemukan di sekitar sungai Gangga, terutama di kota Varanasi, yang dianggap sebagai salah satu tempat paling suci di India. Mereka juga terlihat di daerah pemakaman dan krematorium.

Percaya Pada Dewa Shiva

Kaum Aghori percaya pada Dewa Shiva/foto istimewa


Aghori percaya bahwa Shiva adalah satu-satunya dewa yang ada, dan mereka berusaha untuk mencapai moksha (pembebasan) melalui praktik-praktik spiritual yang ekstrem. Mereka mencoba untuk mengatasi rasa takut dan jijik dengan melakukan meditasi dan ritual di tempat-tempat yang biasanya dianggap tabu.

Menggunakan Abu Jenasah Untuk Ritual

Abu sebagai sarana ritual/foto National Geographic Indonesia/Cater News Agency

Salah satu praktik yang paling terkenal adalah penggunaan abu manusia dari kremasi sebagai bagian dari ritual mereka. Mereka sering kali menggunakan abu ini untuk melumuri tubuh mereka.

Mengonsumsi Daging Manusia Dan Melakukan Ritual Seks

Kaum Aghori bahkan memakan daging manusia/foto istimewa

Aghori dikenal mengkonsumsi makanan yang dianggap najis atau menjijikkan oleh banyak orang, seperti daging manusia (kanibalisme dalam konteks ritual), kotoran, dan air seni. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mereka untuk melampaui dualitas baik dan buruk. Selain itu, Kaum Aghori juga melakukan ritual seks, namun mereka melarang hubungan seks sesama jenis.

Menggunakan Simbol Tengkorak

Kaum Aghori menggunakan tengkorak sebagai simbol/foto Istimewa

Tengkorak manusia memainkan peran penting dalam ritual Aghori. Mereka sering membawa tengkorak sebagai cawan minum dan alat bantu meditasi. Tengkorak dianggap sebagai simbol kematian dan kefanaan.

Penolakan Terhadap Harta Dunia

Aghori menolak kehidupan material dan memilih hidup sebagai pengemis, tidak memiliki harta benda kecuali yang paling mendasar. Dengan demikian mereka hidup tanpa terikat dengan apapun.

Melakukan Praktik Penyembuhan Tradisional

kaum Aghori/foto BBC

Beberapa Aghori juga dikenal sebagai penyembuh tradisional yang menggunakan praktik-praktik kuno dan ramuan herbal untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Kontroversi dan Kesalahpahaman

Praktik-praktik mereka sering kali disalahpahami dan dianggap menyeramkan atau tidak bermoral oleh banyak orang. Namun, bagi Aghori, ini adalah cara untuk mengatasi rasa takut, membebaskan diri dari keterikatan duniawi, dan mencapai pencerahan spiritual.

Keterbukaan Terhadap Semua Kasta

Tidak seperti banyak sekte Hindu lainnya, Aghori tidak membedakan antara kasta atau status sosial. Mereka menerima orang dari semua lapisan masyarakat dalam komunitas mereka.

Kaum Aghori adalah contoh ekstrem dari pencarian spiritual yang melampaui batas-batas normalitas dan norma-norma sosial, menjadikan mereka salah satu kelompok paling menarik dan kontroversial dalam tradisi spiritual India.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adaro mendapatkan penghargaan “Obligasi Kotor” (Toxic Bond) dari Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil pada 8 Mei 2024. Previous post Banyak Jejak Kerusakan dan Konflik, Adaro Dapat Penghargaan Obligasi Kotor
Bichon-Frise Next post Teman Setia untuk Hunian Kecil: Ini Rekomendasi Ras Anjing yang Cocok Dipelihara