Cara merawat AC agar tidak Cepat Rusak/ Foto Eastjourneymagz.com

5 hal yang Tidak Boleh Dilakukan Agar AC Tidak Cepat Rusak

Eastjourneymagz.com–AC (air conditioner) telah menjadi salah satu perangkat elektronik yang sangat diperlukan, terutama di daerah beriklim tropis seperti Indonesia.

Selain memberikan kenyamanan dengan menjaga suhu ruangan tetap sejuk, AC juga membantu mengatur kelembapan udara, yang sangat penting untuk kesehatan.

Namun, banyak pengguna AC yang sering melakukan kesalahan dalam penggunaannya, yang dapat menyebabkan perangkat ini cepat rusak dan mengurangi efisiensinya.

Untuk memastikan AC Anda tetap berfungsi dengan baik dan bertahan lebih lama, sangat penting untuk mengetahui dan menghindari beberapa kesalahan umum dalam penggunaannya.

Dengan memahami cara merawat AC dengan benar, Anda tidak hanya menghemat biaya perbaikan dan penggantian, tetapi juga memastikan ruangan Anda tetap nyaman dan sejuk sepanjang waktu.

1. Tidak Membersihkan atau Mengganti Filter Udara secara Teratur

Filter udara pada AC berfungsi sebagai penghalang utama untuk debu, kotoran, dan partikel lainnya dari udara yang dihisap ke dalam unit.

Jika filter ini tidak dibersihkan atau diganti secara teratur, debu dan kotoran akan menumpuk, menghambat aliran udara, dan membuat AC bekerja lebih keras dari yang seharusnya.

Hal ini tidak hanya mengurangi efisiensi pendinginan tetapi juga meningkatkan konsumsi energi, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan komponen internal seperti kipas dan motor.

Membersihkan atau mengganti filter udara setidaknya sebulan sekali adalah langkah sederhana namun sangat efektif untuk menjaga kinerja AC.

Filter yang bersih memungkinkan aliran udara yang lebih baik, meningkatkan efisiensi pendinginan, dan mengurangi tekanan pada komponen internal.

Dengan perawatan rutin ini, Anda dapat memperpanjang umur AC dan menjaga kualitas udara dalam ruangan tetap baik.

Tips merawat AC di rumah/ Foto Eastjourneymagz.com
Tips merawat AC di rumah/ Foto Eastjourneymagz.com

2. Mengabaikan Perawatan Berkala

Perawatan berkala oleh teknisi profesional sangat penting untuk menjaga kinerja optimal AC.

Selama perawatan, teknisi akan memeriksa tingkat refrigerant, membersihkan evaporator dan kondensor, serta memastikan semua komponen berfungsi dengan baik.

Mengabaikan perawatan berkala dapat menyebabkan masalah kecil yang tidak terdeteksi berkembang menjadi kerusakan besar yang memerlukan perbaikan mahal atau bahkan penggantian unit.

Dengan melakukan perawatan berkala, Anda memastikan bahwa setiap komponen AC berfungsi sebagaimana mestinya dan mencegah masalah besar di kemudian hari.

Ini juga membantu menjaga efisiensi energi, karena AC yang terawat dengan baik akan bekerja lebih efisien dan mengonsumsi lebih sedikit energi.

Investasi dalam perawatan berkala akan terbayar dalam jangka panjang dengan mengurangi biaya perbaikan dan memperpanjang umur AC.

3. Menempatkan AC di Tempat yang Tidak Tepat

Lokasi penempatan AC sangat berpengaruh pada kinerjanya. Menempatkan AC di dekat sumber panas, seperti dapur, atau di bawah sinar matahari langsung dapat menyebabkan perangkat bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan.

Hal ini tidak hanya mengurangi efisiensi pendinginan tetapi juga mempercepat keausan komponen internal, yang dapat menyebabkan kerusakan lebih cepat.

Pastikan AC ditempatkan di lokasi yang teduh dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menempatkan AC di dekat sumber panas atau di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Dengan penempatan yang tepat, AC dapat bekerja lebih efisien, mendinginkan ruangan dengan lebih baik, dan mengurangi risiko kerusakan.

Penempatan yang baik juga membantu menjaga keseimbangan suhu di seluruh ruangan.

4. Mengatur Suhu Terlalu Rendah secara Terus-Menerus

Mengatur suhu AC terlalu rendah untuk jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kompresor bekerja secara berlebihan, yang pada akhirnya dapat memperpendek umur komponen tersebut.

Selain itu, suhu yang terlalu rendah tidak selalu berarti kenyamanan yang lebih baik, karena perubahan suhu yang drastis bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan masalah kesehatan seperti flu.

Idealnya, atur suhu AC pada tingkat yang nyaman dan tidak terlalu rendah, seperti sekitar 24-26 derajat Celsius.

Suhu ini cukup untuk memberikan kenyamanan tanpa membebani kompresor secara berlebihan.

Dengan mengatur suhu pada level yang wajar, Anda dapat menghemat energi dan memperpanjang umur AC, serta menjaga kesehatan dengan suhu ruangan yang stabil dan nyaman.

5. Menyalakan dan Mematikan AC dengan Frekuensi Tinggi

Menyalakan dan mematikan AC terlalu sering dapat menyebabkan kerusakan pada kompresor dan komponen lainnya.

Kompresor membutuhkan waktu untuk menstabilkan tekanan refrigerant sebelum memulai kembali, dan frekuensi yang tinggi dapat menyebabkan keausan yang lebih cepat pada bagian-bagian ini.

Selain itu, siklus on-off yang sering juga meningkatkan konsumsi energi dan biaya listrik.

Biarkan AC bekerja selama beberapa jam sebelum mematikannya, dan beri jeda waktu beberapa menit sebelum menyalakannya kembali.

Hal ini membantu menjaga kestabilan kinerja AC dan mengurangi beban pada kompresor.

Dengan penggunaan yang tepat, Anda dapat mengurangi risiko kerusakan dan memperpanjang umur AC, serta menghemat energi dan biaya operasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pohon Baobab Afrika/ Foto Eastjourneymagz.com Previous post 5 Fakta Tentang Pohon Baobab yang Usianya hingga Ribuan Tahun
Penyebab Tagihan listrik membengkak/ Foto Eastjourneymagz.com Next post Catat Peralatan yang Membuat Biaya Listrik Membengkak di Rumah