Uniknya Pantai Merah di China, Ternyata ditumbuhi Tanaman ini

Pantai Merah/ Foto Merdeka.com

Eastjourneymagz.comPantai Merah atau Red Beach menjadi salah satu destinasi wisata populer di China. Wisatawan terus berdatangan mengunjungi tempat ini tiada henti setiap saat untuk datang mengagumi keindahan Pantai Merah tersebut.

Pantai Merah terletak di delta Sungai Liaohe, sekitar 30 km barat daya Kota Panjin, China. Tepatnya di muara Sungai Shuangtaizi, wilayah Dawa.

Berbeda halnya dengan pantai-pantai yang biasa kita lihat terdapat pasir berwarnahr putih atau berwarna pink. birunya laut dengan paket gulungan ombak yang begitu memukau.

Pantai Merah bahkan hampir terlihat darah yang berceceran. Hal ini juga yang menyebabkan banyak pengagum Pantai Merah menyebutnya seperti laut Merah di Mesir.

Pemerintah China meresmikan pantai ini tahun 1984 dengan konsep , destinasi eco-tourism.

Photo adzkia.net

Pantai Merah juga telah menjadi cagar alam yang dilindungi negara sehingga dirawat terus menerus.

Pengelolah pantai tersebut membangun dermaga kayu sepanjang 6.500 kaki atau 603 meter. Para pengunjung dapat berjalan di atas dermaga kayu ini untuk berada di tengah-tengah pantai Merah.

Mengapa Bisa Berwarna Merah?

Dari berbagai sumber mengungkapkan warna merah yang terdapat di pantai ini disebabkan oleh hamparan tanaman Suaeda Salsa yang menutupi pesisirnya yang begitu luas.

Tanaman Suaeda Salsa merupakan jenis tanaman sukulen yang juga dikenal dengan sebutan rumput laut atau ular laut. Tanaman ini tumbuh subur di kawasan pantai merah ini dan sekitarnya.

Habitat  Suaeda Salsa sebagian besar spesiesnya hanya terbatas pada tanah berkadar garam tinggi atau alkalin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Wisata Bali Buka, Angin Segar Bagi Pelaku Usaha Bali
Next post Labuan Bajo Memantapkan Persiapan tuan rumah ASEAN Summit dan KTT G-20 yang digelar pada 2023