Kementrian PUPR Alokasikan Rp 132 Miliar untuk Penataan Labuan Bajo

Eastjourneymagz.com–Pemerintah Indonesia terus menggenjot pariwisata Labuan Bajo salah satunya dengan menggelontorkan anggaran Rp 132 miliar untuk penataan permukiman di daerah ini melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

Labuan Bajo memang menjadi destinasi favorit beberapa tahun terakhir mengingat kungan wisatawan terus meningkat. Selain itu investasi juga terus meningkat seiring dengan dijadikannya daerah ini sebagai salah satu destinasi pariwisata prioritas.
Sebagaimana dikutip dari Bisnis.com, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR Hadi Sucahyono mengatakan bahwa penataan pemukiman di Labuan Bajo akan berbedah dari empat destinasi prioritas lainnya.
“Penataan permukiman di Labuan Bajo akan memilki spesifikasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan empat destinasi prioritas lainnya,” kata dia pada Juma’at (1/11)
Ia menambahkan untuk biaya renovasi permukiman bisa mencapai Rp80 juga hingga Rp90 juta per unit. Menurutnya pemukiman ini masuk dalam kategori premium sehingga menyasar kalangan atas.
“Bedah rumah di Labuan Bajo masuknya premium karena memang sudah ditetapkan jadi destinasi wisata premium yang [menyasar kalangan] high end kan. Intinya biar tidak ada kecemburuan sosial,” ujar Hadi.
Ada empat lokasi yang menjadi target pembangunan pemukiman ini yaitu kawasan Kampung Ujung, Puncak Waringin, Gua Cermin, dan Bukit Pramuka.
Nantinya akan ada survey di empat kawasan ini untuk menentukan rumah mana yang tidak layak huni sesuai dengan kriteria kementrian PUPR.
Selan itu, fasilitas umum juga menjadi perhatian khusus dalam proyek ini terutama air siap minum atau tap water. Labuan Bajo memang cukup sulit mendaparkan air apalagi musim kemerau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Kemenpar Ajak Influencer Arab Saudi dan Jurnalis Mesir Famtrip ke Malang-Bali-Lombok
Next post Berbagai Investor akan Pesta Modal di Labuan Bajo Nilainya hingga US$6 juta—7 juta.