Menikmati Laut Bercahaya Biru Seperti Kristal di Pantai Mosquito Bay Puerto Rico

Pemandangan cahaya laut yang begitu indah sudah terbiasa di Pantai Mosquito Bay/ Foto thebackpackers.net

Eastjourneymagz.comBuih-buih ombak yang terhempas ke tepi pantai tampak seperti cahaya kristal. Pada malam hari para turis mendekati pantai itu dan memburu cahaya biru bak kristal itu.

Pemandangan tersebut sudah biasa di Mosquito Bay, PulauVieques, di Timur Karibia, Puerto Rico. Cahaya seperti kristal menjadi magnet tersendiri bagi para pelancong.

Pengunjung paling banyak memang terjadi pada malam hari, untuk melihat keajaiban malam di sepanjang Pantai Poerto Rico.

Mereka menggunakan kayak, untuk melintasi pantai itu. Ada begitu banyak pantai yang bercahaya pada malam
hari di pantai Poerto Rico, akan tetapi yang paling indah dan yang paling terang di Mosquito Bay.

Dibandingkan dengan pantai yang lain Mosquito Bay paling banyak dikunjungi karena sensasi cahayanya adalah yang paling indah.

Cahaya di sini merupakan lumenisens berwarna biru membuat Mosquito Bay dikenal dengan nama Bioluminesens Bay atau sering juga disebut Bio Bay.

Sumber Cahaya Cristal

Pengunjung menikmati pantai dengan Kayak/ Foto treehugger.com

Sumber cahaya cristal pada buih-buih ombak sepanjang pantai menjadi pertanyaan banyak orang.

Cahaya tersebut bukanlah cahaya buatan manusia melainkan terjadi alami. Tidak ada lampu-lampu khusus yang dipasang di dasar pantai.

Sunber cahaya ini menurut para ahli adalah dari mikroorganisme Pyrodinium Bahamense.

Mikroorganisme ini bisa menghasilkan cahaya alami yang terbentuk dari reaksi kimia yang dihasilkannya.

Cahaya dari tubuh mereka menimbulkan cahaya yang paling fenomenal di lautan.

Mosquito Bay menjadi pantai bercahaya yang paling dikenal karena di sini jumlah mikroorganismenya yang sangat banyak.

Setiap satu galon laut air di Mosquito Bay mengandung 700.000 mikroorganisme.

Laut yang paling bercahaya justru terjadi di wilayah yang ditumbuhi mangrove karena daun-daun yang gugur dari mangrove menjadi makanan mikroorganisme.

Di tempat ini pengunjung dilarang untuk berenang karena berpotensi merusak ekosistem mikroorganisme tersebut. Pengunjung hanya bisa menikmati pantai dengan kayak.

Pantai ini juga akan terlihat indah meskipun tidak ada cahaya rembulan. Keindahan akan tetap terpancar seperti kristal berwarna biru dari pantai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post YT Eastjourneymagz Project
Tampak rumah bawa tanah di Suku Matmata di Tunisia, Afrika Utara/ Sumber amusingplanet Next post Uniknya Rumah Gua Bawa Tanah Suku Matmata di Tunisia, Afrika Utara