Ekstrim! Wanita Suku Karen Memanjangkan Leher Mereka dengan Cincin agar Terlihat Cantik

Karen tribal/Foto thevocket.com

Eastjourneymagz.comDi dunia ini terdapat begitu banyak tradisi unik yang dimiliki oleh suku-suku. Mereka bahkan telah mempertahankan tradisi unik tersebut hingga saat ini.

Salah satunya adalah soal mewariskan kecantikan.  Cantik itu memang relatif kira-kira begitu untuk menggambarkan salah satu tradisi Suku Karen yang berasal di dataran tinggi Tibet.

Namun saat ini mereka menetap di Baan Tong Luang bersama tujuh suku lainnya di Thailand Utara. 

Para wanita Suku Karen/Shutter Stock

Meski demikian suku ini juga sebagiannya tinggal di daerah Pet Pan, Myanmar.

Mereka tidak melihat dari seberapa lipstik dan bedak yang dipakai. Atau minyak wangi apa yang anda gunakan.

Bagi Suku Karen, kecantikan perempuan dilihat dari seberapa panjang leher mereka.

Jadi semakin panjang leher, semakin dipandang cantik oleh suku tersebut.

Sepertinya memang harus butuh pengorbanan untuk memiliki paras yang cantik.

Kira-kira bisa disebut, cantik itu luka, karena memang para wanita harus mengorbankan diri termasuk melukai atau menyakiti dirinya.

Remaja Suku Karen tampak cantik/Foto Tripadvisor

Wanita Suku Karen akan berlomba-lomba memanjangkan leher mereka. Tentunya dilakukan dengan cara yang ekstrim.

Mereka akan memakai cincin kuningan yang pas untuk leher mereka.

Cincin kuningan itu akan dipasangkan pada leher dari ukurannya yang kecil sehingga akhirnya akan terus bertambah nantinya.

Wanita yang memiliki leher yang panjang akan menjadi terpandang dan memiliki kharisma sebagai wanita cantik yang akan diakui.

Wanita yang berleher panjang tentu saja akan menjadi bahan gosip dan akan selalu dipuji-puji oleh masyarakat. 

Gadis belia Suku Karen/Foto thevocket.com

Terutama para gadis yang ingin terlihat cantik di hadapan para pria yang ingin meminang mereka.

Tidak hanya di leher cincin dari kawat juga akan dilingkarkan di kaki mereka masing-masing. Mereka juga tidak akan melepaskan cincin tersebut saat beraktivitas.

Saat usia mereka bertambah, maka cincin yang akan dipasangkan pada leher mereka akan bertambah. Maka akan bertambah kehormatan mereka sebagai wanita Suku Karen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Soal Video Syur di Sebuah Vila di Bali, Pemprov Sebut akan Beri Efek Jera
Next post Rumah Pengasingan Soekarno di Bengkulu, Terdapat Barang-Barang Peninggalannya, ada Speda Ontel