Pemandangan Lembah dan Tebing yang Indah di Ngarai Sianok, Bukittinggi

Ngarai Sianok/Foto Pegipegi.com

Eastjourneymagz.com Ngarai Sianok merupakan salah satu tempat wisata yang favorit di Bukittinggi.

Terletak di Taman Panorama, Kayu Kubu, Kec. Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, tempat ini memiliki bentangan alam yang memukau pengunjung.

Pemandangan lembah sempit dan bukit bertebing curam sangat khas.

Bila ke tempat ini pengunjung dapat melihat lekukan sungai kecil yang melintas di tengah lembah yang sempit itu.

Litografi Ngarai Sianok/Foto Wikipedia

Lembah Pendiam

Udara di Ngarai Sianok begitu sejuk. Hal ini karena oksigen yang dihasilkan oleh pepohonan dan berbagai tumbuhan yang berada di sekitarnya.

Suasananya begitu tenang ditemani kicauan burung yang hidup di alam Sianok. Tempat ini memang sangat cocok untuk melepas penat.

Suasana sekitar mampu memulihkan suasana batin yangberantakan akibat terlalu sibuk dengan pekerjaan.

Pengaunjung memang sering datang ke tempat ini untukmencari keheningan. Oleh karena itu tempat ini juga sering disebut sebagai lembah pendiam.

Lukisan Alam

Pemandangan Ngarai Sianok bagaikan lukisan alam dengan dandanan tebing dan sungai yang begitu indah.

Lembah Sianok ini terbentuk oleh proses turunnya sebagian lempengan bumi. Akibatnya timbul patahan berwujud jurang yang curam.  

Ngarai Sianok/Foto Kemenparekraf.

Membentang sejauh 15 km dari sisi selatan Nagari Koto Gadang hingga Nagari Sianok Enam Suku dan berakhir di kecamatan palupuh.

Dari kejauhan nampak seperti tembok raksasa yang memanjang dan terbentuk secara alami.

Ngarai ini memiliki kedalaman tebing mencapai 100 meter. Sementara itu lebar celah mencapai 200 meter.

Dari berbagai sumber mengungkapkan patahan yang terbentuk di Ngarai ini adalah bagian dari Patahan (Sesar) Semangko yang membelah Pulau Sumatera menjadi dua bagian memanjang dari Aceh hingga Teluk Semangka di Lampung.

Sementara itu sesar Semangko adalah lokasi patahan yang membentuk Pegunungan Bukit Barisan.

Ternyata di sini memiliki kekayaan flora dan fauna. Di tebing-tebing ngarai ini tumbuh tumbuhan langkah seperti raflesia. Tidak hanya itu ada juga tumbuhan obat-obatan.

Di sini juga banyak ditemukan binatang seperti rusa, babi hutan, monyet ekor panjang, siamang, simpai, tapir dan macan tutul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Telusur Bunaken, Surga Bawa Laut di Teluk Manado
Next post Apa Itu Pride Month yang Ramai di Media Sosial dan Apa Kaitannya dengan LGBT?