Pesawat Luar Negeri akan Memiliki Jadwal Penerbangan Langsung ke Labuan Bajo

Ilustrasi Pesawat

Eastjourneymagz.com–Pesawat
dari luar negeri akan memiliki jadwal penerbangan langsung (direct flight) menuju
Labuan Bajo berdasarkan sebuah laporan baru-baru ini.

Direktur Pemasaran
Regional I Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vinsensius Jemadu mengungkapkan
Singapura akan menjadi negara pertama yang akan mendaratkan pesawatnya di
Bandara Komodo Labuan Bajo.

“Diperkirakan yang pertama direct flight dari
Singapura ke Labuan Bajo. Berikutnya menyusul Perth dan Darwin,” kata Vinsensius
dalam sebuah webinar dikutib dari idxchannel.com.

Jemadu menyebut karena konsorsium perusahaan
Indonesia-Singapura sebagai pengelola yang mengembangkan Bandara Komodo, Labuan
Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Konsorsium itu terdiri dari PT Cardig Aero Service Tbk
(CAS) sebagai induk konsorsium, serta dua perusahaan asal Singapura Changi
Airports International Pte Ltd (CAI) dan Changi Airports MENA Pte Ltd.

“Maskapai anak usaha Singapore Airline yaitu
Scoot sudah melayani 16 destinasi ke Indonesia. Jadi pasti pertama kali akan
dibuka dari Singapura duluan,” katanya.

Pembangunan di Labuan Bajo ditargetkan selesai akhir
tahun ini dan sangat berkembang. Kabel listrik juga sudah berada di bawah
tanah.

Menurutnya pembangunan ini akan menjadi model
percontohan kota wisata di daerah lain di Indonesia.

“Proyek membangun infrastruktur dasar ini demi
mengantisipasi Asean Summit dan KTT G20 yang berarti skala dunia,”
jelasnya. (TIA).

Tahun 2019 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan
Konsorsium Cardig Aero Service (CAS) menjadi pemenang lelang Proyek
Pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan
skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Menhub Budi Karya mengungkapkan Konsorsium CAS
beranggotakan PT Cardig Aero Service (CAS), Changi Airports International Pte
Ltd (CAI), dan Changi Airports MENA Pte Ltd. Menurutnya Konsorsium CAS menjadi
pemenang proyek telah melalui proses seleksi ketat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Indonesia Perkenalkan Wisata, Kuliner Hingga Baju Tradisi di Korea Utara
Next post Jangan Sampai Beli Tanah Bodong di Lokasi Wisata